Jenis Media Filter Air dan Fungsinya

Jika berbicara filter air, maka tidak akan lepas dengan media filter air. Tahukah kamu apa saja media filter air dan apa saja fungsi-fungsinya? Secara garis besar, media filter air bertugas untuk menyaring air yang masuk kedalam membran filter air. Dengan begitu, air tersebut dapat kita konsumsi dan gunakan di kegiatan sehari-hari.

Tidak sepenuhnya air leding atau PDAM sudah terbebas dari kontaminan seperti bakteri, kotoran dan lain sebagainya. Seperti yang kita lihat saat ini, air PDAM bahkan ada yang sangat keruh. Begitu pula dengan air sumur. Hampir seluruh air sumur jika tidak disaring akan berbau, berminyak dan keruh. Oleh sebab itu, kita harus melakukan filtrasi agar air tersebut dapat kita gunakan.

Jenis Media Filter Air dan Fungsinya

Permasalahan air memang tidak ada habis-habisnya, terlebih lagi di daerah kota besar. Hal ini karena banyaknya industri yang melakukan pembangunan tanpa mempedulikan dampak penurunan ruang terbuka hijau. Terlebih lagi, hal ini semakin diperparah dengan aliran sungai yang semakin menyempit karena sedimentasi lumpur dan bahan lain.

Dengan begitu, kita akan sangat sulit mendapatkan air bersih. Terutama air untuk dikonsumsi maupun untuk kebutuhan rumah tangga. Salah satu cara untuk mendapatkan air yang berkualitas baik adalah dengan cara menggunakan media filter air. Dengan bahan tersebut, air dapat tersaring dengan baik dan air bisa kita konsumsi. Berikut penjelasan mengenai jenis media filter air dan fungsinya.

1. Pasir Silika

Tidak seperti pasir lainnya, pasir silika merupakan pasir khusus yang dapat kita gunakan dalam melakukan penyaringan air. Dengan pasir ini, kita dapat melakukan filtrasi air dengan mudah dan murah. Pasir ini dapat memisahkan antara lumpur dan air.

2. Karbon aktif

Media filter satu ini juga sangat sering digunakan menyaring air. Karbon aktif juga dianggap baik untuk menyaring segala pastikel aing yang ada dalam air, contohnya yaitu sedimen. Tidak hanya menyaring air, media filter ini juga bisa menghilangkan aroma yang tak sedap yang ada pada air.

3. Pasir Zeolit

Walaupun sama-sama pasir, pasir Zeolit sangat berbeda dengan pasir silika. Pasir ini sangat cocok digunakan di tempat penyimpanan air yang terbuka. Contohnya seperti kolam renang maupun kolam ikan. Pasir ini dianggap mampu untuk meningkatkan kadar oksigen yang terdapat pada air.

4. Ferrolit

Fungsi utama dari ferrolit yaitu dapat mengurangi kadar besi yang ada pada air. Seperti yang kamu ketahui, jika kadar besi pada air terlalu banyak, maka dapat menyebabkan air tersebut akan berbau karat, menguning dan berminyak pada permukaan airnya.

5. Mangan

Adapun fungsi utama dari mangan yaitu untuk mengurangi kandungan mn 2+ yang dilarutkan pada air. Jika air mengandung banyak mangan, maka dapat menyebabkan bau yang tak sedap pada air dan permukaan air tersebut akan muncul minyak.

Lama Media Filter Air yang Harus Diganti

Kita tidak bisa mengukur kapan penggantian media filter harus diganti, karena itu semua tergantung pada jenis air yang disaring. Apabila permasalahan pada air yang disaring tersebut ringan, maka media filter air tersebut bisa dalam 3 tahun sekali.

Apabila permasalahan air yang disaring tersebut berat, maka media filter air bisa diganti dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun.

PT Mitra Kharisma Perkasa sebagai distributor media filter air sudah melengkapi segala peralatan filter air maupun media filter air yang kamu butuhkan. Oleh karenanya, kamu dapat membelinya di perusahaan tersebut.