Alat Laboratorium dan Fungsinya

Dalam membuat sebuah riset atau eksperimen di laboratorium, kita pasti sangat membutuhkan alat laboratorium. Di mana alat tersebut nantinya akan kita gunakan untuk menjalankan prosedur untuk membuat suatu riset atau eksperimen yang dilakukan. Alat laboratorium dan fungsinya tidak bisa kita pisahkan, karena setiap alat laboratorium memiliki manfaat dan fungsinya masing-masing.

Jika alat kamu butuhkan tidak ada di laboratorium, maka kamu dapat membelinya di distributor alat laboratorium. Di Medan, Sumatera Utara sendiri kamu bisa membelinya melalui PT Mitra Kharisma Perkasa. Karena disana juga menyediakan berbagai alat laboratorium serta bahan kimia yang kamu butuhkan.

Sebelum menggunakan bahan kimia, sebaiknya kamu mengenal sifat bahan kimia yang ada di laboratorium terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar kamu dapat berhati-hati pada bahan kimia yang berbahaya. Karena ada beberapa contoh bahan kimia yang beracun. Pada artikel ini kita akan membahan alat laboratorium dan fungsinya.

Alat Laboratorium dan Fungsinya

Alat Laboratorium dan Fungsinya

Untuk melakukan riset dan eksperimen, maka kamu harus memiliki alat laboratorium yang lengkap dan berstandar. Selain dapat berjalan dengan lancar, menggunakan alat laboratorium yang berstandar akan membuat kamu aman ketika menjalani proses eksperimen tersebut. Berikut beberapa alat laboratorium dan fungsinya yang perlu kamu ketahui.

1. Tabung Reaksi

Alat ini merupakan media yang terbuat dari bahan plastik maupun kaca. Bentuk dari tabung reaksi biasanya sebesar jari tangan manusia. Terdapat berbagai macam ukuran dari tabung reaksi. Tetapi biasanya tabung reaksi mempunyai ukuran yang diameternya berkisar 10-20 mm dan panjangnya berkisar 50-200 mm.

Adapun fungsi dari tabung reaksi ini yaitu untuk menampung, mencampur serta memanaskan bahan kimia yang cair maupun padat. Biasanya ini digunakan untuk uji kualitatif. Tidak hanya ukurannya yang kecil, namun tabung reaksi juga mempunyai ukuran yang besar.

2. Labu Erlenmeyer

Labu erlenmeyer merupakan jenis alat laboratorium yang biasa digunakan oleh para peneliti. Bentuk dari laat ini yaitu memiliki leher silinder dan bentuk badannya kerucut. Dasar dari alat ini berbentuk datar. Adapun fungsi dari alat ini yaitu untuk mengukur, mencampur serta menyimpan cairan. Biasanya alat ini terbuat dari bahan kaca borosilikat yang tahan pada saat dipanaskan. Ukuran dari alat ini sangat bervariasi, yaitu mulai dari 50 sampai 500 ml.

3. Gelas Ukur

Gelas ukur bergfungsi untuk mengukur volume larutan. Ukuran dari gelas ukur mulai dari 10 mL sampai dengan 2 L. Alat satu ini memiliki bentuk berupa pipa dan biasanya terbuat dari bahan polipropilen dan bagian bawahnya cukup lebar. Di mana bagian bawah tersebut digunakan sebagai kaki untuk dapat menjaga kestabilan dari alat ini.

4. Gelas Piala

Gelas ini biasa disebut juga dengan gelas kimia. Adapun fungsi dari gelas piala ini yaitu untuk menambung bahan kimia. Bentuk dari gelas piala yaitu seperti silinder dan bagian bawahnya berbentuk datar. Umumnya digunakan untuk bahan kimia yang sifatnya korosif dan terbuat dari PPTE. Agar dapat mencegah kontaminasi maupun kehilangan cairan, gelas piala ini umumnya akan dipasangkan dengan gelas arloji yang menjadi penutupnya. Ada berbagai macam ukuran dari gelas piala ini, yakni mulai dari 25 mL sampai dengan 3 L. Gelas ini juga berbahan borosilikat atau plastik.

5. Pipet Tetes

Pipet tetes berfungsi untuk memindahkan zat cair yang sudah diukur sebelumnya. Pipet tetes juga sudah tersedia dalam berbagai macam bentuk, fungsi maupun tingkat ketelitian yang berbeda. Selain pipet tetes, ada berbagai macam pipet lainnya seperti pipet ukur, dan pipet volume.

Demikian beberapa alat laboratorium dan fungsinya. Dengan begitu, kamu akan mengetahui alat laboratorium apa saja yang kamu butuhkan.